Factors Associated with Adolescents' Readiness in Facing Puberty

Authors

  • Qonita Nabila Hidayati Universitas Muhammadiyah Pontianak, Pontianak, West Kalimantan, 78123, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54630/ijahr.v2i1.132

Keywords:

Puberty Readiness, Adolescents, Parental Communication, Peer Support

Abstract

Adolescence is a transitional period from childhood to adulthood, marked by rapid growth and the development of reproductive abilities. This study aims to identify factors associated with adolescents' readiness for puberty at SMP Muhammadiyah 1 Pontianak. The research used a cross-sectional design with 81 seventh-grade students selected through systematic random sampling. Data were collected using a puberty readiness questionnaire and analyzed with the chi-square test (α = 0.05). The results showed that knowledge (p = 0.000, PR = 5.571), sources of information (p = 0.000, PR = 16.818), permissive parental communication (p = 0.003, PR = 2.144), and peer support (p = 0.000, PR = 2.828) were significantly related to puberty readiness. Democratic communication patterns and authoritarian communication patterns were not significantly related. Based on these findings, it is recommended that puberty and reproductive health education be provided early through various accessible sources of information for adolescents, and that open communication between parents and children, especially through permissive communication, be strengthened. Additionally, fostering positive peer support is essential in helping adolescents prepare for puberty.

Masa remaja adalah periode transisi dari kanak-kanak menuju dewasa, ditandai dengan pertumbuhan pesat dan perkembangan kemampuan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas di SMP Muhammadiyah 1 Pontianak. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan 81 sampel siswa kelas VII yang dipilih secara systematic random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kesiapan pubertas dan dianalisis dengan uji chi-square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (p = 0,000, PR = 5,571), sumber informasi (p = 0,000, PR = 16,818), komunikasi orang tua dengan pola permisif (p = 0,003, PR = 2,144), dan dukungan teman sebaya (p = 0,000, PR = 2,828) berhubungan signifikan dengan kesiapan pubertas. Pola komunikasi demokratis, pola komunikasi otoriter tidak berhubungan signifikan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pendidikan pubertas dan reproduksi diberikan sejak dini melalui berbagai sumber informasi yang dapat diakses remaja, serta memperkuat komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, terutama dengan pola komunikasi permisif. Selain itu, penting juga untuk mendorong dukungan teman sebaya yang positif dalam membantu remaja mempersiapkan diri menghadapi pubertas.

References

Hastuti L, Mardiani R, Syahrudin E, Hanafi, Wiyandani V, Mayandari E, et al. Program Pendampingan dan Edukasi tentang Pubertas pada Siswa SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak. Jurnal Abdimas Kesehatan. 2022;4(2):164-170. https://jak.ubr.ac.id/index.php/jak/article/view/297

WHO. Health for the World’s Adolescents: A Second Chance in the Second Decade. Geneva, World Health Organization Departemen of Noncommunicable disease surveillance. Published online 2014. https://www.who.int/publications/i/item/WHO-FWC-MCA-14.05

BKKBN. Kesehatan Reproduksi Remaja 2017. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. Published online 2017. https://archive.org/details/LaporanSDKI2017Remaja

Rochmania BK. Sikap Remaja Putri Dalam Menghadapi Perubahan Fisik Masa Pubertas. Jurnal Promkes. 2015;3(2):206-217. https://doi.org/10.20473/jpk.V3.I2.2015.206-217

Palloan ML. Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Perubahan Fisik Pubertas dengan Sikap Menghadapi Pubertas di SMP 2 Kabupaten Pinrang. Jurnal Kesehatan Luwu Raya. 2020;7(1):121-126. https://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/37

Sulistiyanti A, Jifaniata AA. Tingkat Pengetahuan dan Sikap pada Remaja Putri Tentang Perubahan Fisik Pubertas Pada Siswi SMP Negeri 1 Sukoharjo. Infokes. 2021;11(1):41-48. https://ojs.udb.ac.id/infokes/article/view/1046

Budiarti, S & Apriastuti, D A. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Kesiapan Anak Menghadapi Masa Pubertas. Jurnal Kebidanan. 2012;4(1):96-101. https://ejurnal.stikeseub.ac.id/index.php/jkeb/article/view/58

Moodi M, Shahnazi H, Sharifirad GR, Zamanipour N. Evaluating puberty health program effect on knowledge increase among female intermediate and high school students in Birjand, Iran. Journal of Education and Health Promotion. 2013;2(1):57. https://doi.org/10.4103/2277-9531.120851

Juwita S, Yulita N. Hubungan Pengetahuan Dengan Kesiapan Remaja Putri Dalam Mengahadapi Menarche. JOMIS (Journal of Midwifery Science). 2018;2(1):50-54. https://jurnal.univrab.ac.id/index.php/jomis/article/view/411

Simon M, Hutomo WMP. Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kesiapan Siswi dalam Menghadapi Menarche di SD Islam Guppi Kota Sorong. Nursing Inside Community. 2021;3(2):38-44. https://ojs.institutnh.ac.id/index.php/nic/article/view/454

Damayanti AA, Saadah N, Rahayu TP, Santosa BJ, Banu SB. The Relationship of Young Women’ s Knowledge and Attitudes About the Physical Changes of Puberty with Self-Confidence. International Journal of Advanced Health Science and Technology (IJAHST). 2022:247-252. https://doi.org/10.35882/ijahst.v2i4.123

Fazira E, I’tishom R, Amalia RB. Correlates of Reproductive Health Knowledge Level and Menarche Readiness in Early Adolescent Girls. EMBRIO: Jurnal Kebidanan. 14(1), 9-15. https://doi.org/10.36456/embrio.v14i1.4025

Panjaitan AA, Angelia S, Apriani N. Respon Remaja Putri Dalam Menghadapi Perubahan Fisik Saat Pubertas. Jurnal Berkala Kesehatan. 2018;4(2):55-60. https://doi.org/10.20527/jbk.v4i2.5491

Sujarwati S, Yugistyowati A, Haryani K. Peran Orang Tua dan Sumber Informasi dalam Pendidikan Seks dengan Perilaku Seksual Remaja pada Masa Pubertas di SMAN 1 Turi. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia. 2016;2(3):112. doi: https://doi.org/10.21927/jnki.2014.2(3).112-116

Hanifah DRN, Dewi M, Sariati Y. Hubungan antara Komunikasi Ibu dan Anak, Pola Asuh Orang Tua, dan Sumber Informasi dengan Kesiapan Menghadapi Menarche pada Remaja Awal. Journal of Issues in Midwifery. 2020;4(3):142-149. https://doi.org/10.21776/ub.joim.2020.004.03.5

Veronika A. Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Puteri Dalam Menghadapi Menarche di SMP NEGERI 1 DELI Tua Tahun 2015. Elisabeth Health Jurnal. 2020;1(2):12-26. https://doi.org/10.52317/ehj.v1i2.195

Wulandari P, Aini DN, Astuti. Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Menarche Siswi Di Smpn 31 Semarang. 2016;6(2):117-122. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/2866

Fauziyah N, Fitryasari R, Nastiti AA. Correlation Between Knowledge, Mother’s Support, Peer Support with Anxiety to Confront Menarche among Adolescents at Elementary school: A Correlational Study. Pediomaternal Nursing Journal. 2020;6(1):21. https://doi.org/10.20473/pmnj.v6i1.14885

Febriana R, Alini A, Kusumawati N, Novrika B. Hubungan Dukungan Teman Sebaya dengan Harga Diri pada Remaja di SMAN 1 Bangkinang. Jurnal Ners. 2024;8(2), 2157–2161. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners/article/view/30410

Downloads

Published

16-06-2025

How to Cite

Nabila Hidayati, Q. (2025). Factors Associated with Adolescents’ Readiness in Facing Puberty. Indonesian Journal of Administration and Health Research, 2(1), 29–39. https://doi.org/10.54630/ijahr.v2i1.132