Risk Analysis of Work Accidents in the Loading and Unloading Process Using Job Safety Analysis (JSA) and Hazard and Operability Study (HAZOPS) Methods at PT Pelindo II (Persero) Branch Pontianak

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Proses Bongkar Muat Menggunakan Metode Analisis Keselamatan Kerja (JSA) dan Studi Bahaya dan Kemampuan Operasi (HAZOPS) di PT Pelindo II (Persero) Cabang Pontianak

Authors

  • Sri Puji lestari Universitas Muhammadiyah Pontianak, Pontianak, West Kalimantan, 78123, Indonesia
  • Selviana Universitas Muhammadiyah Pontianak, Pontianak, West Kalimantan, 78123, Indonesia
  • Linda Suwarni Universitas Muhammadiyah Pontianak, Pontianak, West Kalimantan, 78123, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54630/ijahr.v1i2.74

Keywords:

Risk Analysis, Job Safety Analysis (JSA), Hazard and Operability Study (HAZOPS), Loading and Unloading

Abstract

Loading and unloading companies are at high risk for work accidents. This study aims to identify, assess, and control health and safety risks in the loading and unloading process at PT Pelindo II (Persero) Branch Pontianak in 2021, using the JSA, HAZOPs, and AS/NZS 4360:2004 methods with 60 respondents. The loading and unloading process consists of three sections: Receiving/Delivery, Haulage/Trucking, and Stevedoring, with mechanical hazards being dominant (75%) in Haulage/Trucking and Stevedoring. The risk assessment shows that several work stages have high risks that need to be controlled, while others are acceptable with control. Recommendations include strengthening SOP compliance, using PPE, implementing administrative and engineering controls, as well as periodic training and safety talks to improve work safety awareness.

Keyword:

Risk Analysis, Job Safety Analysis (JSA), Hazard and Operability Study (HAZOPS), Loading and Unloading

Perusahaan bongkar muat berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko kesehatan dan keselamatan kerja pada proses bongkar muat di PT Pelindo II (Persero) Cabang Pontianak Tahun 2021, menggunakan metode JSA, HAZOPs, dan AS/NZS 4360:2004 dengan 60 responden. Proses bongkar muat terdiri dari tiga bagian: Receiving/Delivery, Haulage/Trucking, dan Stevedoring, dengan bahaya mekanik dominan (75%) pada Haulage/Trucking dan Stevedoring. Penilaian risiko menunjukkan beberapa tahapan kerja memiliki risiko tinggi yang perlu dikendalikan, sementara tahapan lainnya dapat diterima dengan pengendalian. Rekomendasi meliputi penguatan kepatuhan SOP, penggunaan APD, pengendalian administrasi dan rekayasa teknik, serta pelatihan dan safety talk berkala untuk meningkatkan kesadaran keselamatan kerja.

Kata Kunci:

Analisis Risiko, Job Safety Analysi (JSA), Hazard and Operability Study (HAZOPS), Bongkar Muat

References

Indraswari P.J PPA, Norken IN, Suthanaya PA. Manajemen Risiko Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan Benoa. JURNAL SPEKTRAN. 2018;6(2). Accessed August 10, 2025. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jsn/article/view/42298

International Labour Organization (ILO). Keselamatan Dan Kesehatan Di Tempat Kerja Sarana Untuk Produktivitas : Pedoman Pelatihan Untuk Manajer Dan Pekerja Modul Lima. ILO; 2013.

SPNEWS. Tingkatkan Produktivitas Dengan Menerapkan K3 - Serikat Pekerja Nasional. Accessed August 10, 2020. https://spn.or.id/tingkatkan-produktivitas-dengan-menerapkan-k3/

Novitasari BP, Saptadi S. Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis Pada Dermaga Pelabuhan Dalam Pt. Pelabuhan Indonesia Iii Cabang Tanjung Emas. Industrial Engineering Online Journal. 2018;7(3). Accessed August 10, 2025. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ieoj/article/view/22252

Maulana Politeknik Pelayaran Surabaya A, Hasugian Politeknik Pelayaran Surabaya S, Widada Politeknik Pelayaran Surabaya H, Agung Istri Sri Wahyuni Politeknik Pelayaran Surabaya A, Politeknik Pelayaran Surabaya A. Identifikasi Risiko Kegiatan Bongkar Muat Untuk Mengendalikan dan Mencegah Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan Metode Hazop Analysis di Mv. Tanto Permai. JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM. 2023;24(1):61-80. doi: https://doi.org/10.33556/JSTM.V24I1.359

Suarjana IWG. Buku Aja Dasar Kesehatan Dan Keselamatan Kerja. Eureka Media Aksara; 2022.

Senjayani P, Martiana T. Penilaian Dan Pengendalian Risiko Pada Pekerjaan Bongkar Muat Peti Kemas Oleh Tenaga Kerja Bongkar Muat Dengan Crane. Journal of Public Health Research and Community Health Development. 2018;1(2):120-130. doi: https://doi.org/10.20473/JPHRECODE.V1I2.16244

Peraturan Presiden RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja.; 1970.

Aliabadi MM, Mohammadfam I, Khorshidikia S. Human error identification and risk assessment in loading and unloading of petroleum products by road trucks using the SHERPA and fuzzy inference system method. Heliyon. 2024;10(15). doi: https://doi.org/10.1016/J.HELIYON.2024.E34072

Liu Z, Jia L, Dong S. Refined Oil Loading and Unloading Process Risk Assessment using Stochastic Colored Petri Nets Integrated with Risk Factors. Tehnicki Vjesnik. 2024;31(1):70-78. doi: https://doi.org/10.17559/TV-20230212000350

Md-Nor Z, Kecojevic V, Komljenovic D, Groves W. Risk assessment for loader- and dozer-related fatal incidents in U.S. mining. Int J Inj Contr Saf Promot. 2008;15(2):65-75. doi: https://doi.org/10.1080/17457300801977261

Sunaryo, Hamka MA. Safety risks assessment on container terminal using hazard identification and risk assessment and fault tree analysis methods. Procedia Eng. 2017;194:307-314. doi: https://doi.org/10.1016/J.PROENG.2017.08.150

Downloads

Published

07-12-2024

How to Cite

Puji lestari, S., Selviana, & Suwarni, L. (2024). Risk Analysis of Work Accidents in the Loading and Unloading Process Using Job Safety Analysis (JSA) and Hazard and Operability Study (HAZOPS) Methods at PT Pelindo II (Persero) Branch Pontianak: Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Proses Bongkar Muat Menggunakan Metode Analisis Keselamatan Kerja (JSA) dan Studi Bahaya dan Kemampuan Operasi (HAZOPS) di PT Pelindo II (Persero) Cabang Pontianak. Indonesian Journal of Administration and Health Research, 1(2), 73–80. https://doi.org/10.54630/ijahr.v1i2.74